Kamis, 23 Agustus 2012

Fakta tertindih {Fakta Ilmiah}

Fakta trtindih {Fakta Ilmiah}

Pernah Merasa Tertindih Saat Tidur?

Apakah ini Mistis?

Pernahkah Anda merasakan hal seperti ini ? Baru saja Anda tertidur selama beberapa jam.Anda bisa merasakan pikiranmu melayang-layang antara sadar dan tidak.Sambil berusaha mengumpulkan kesadaran, Anda mencoba untuk bangun.Tetapi, ada sesuatu yang tidak beres.Tubuh tidak bisa bergerak, nafas sesak,seakan-
akan ada makhluk tidak terlihat yang menginjak dada Anda. Dan saat itu, Anda berusaha membuka mulutmu dan hendak berteriak, tetapi tidak ada suara yang keluar. Dan saat Anda ingin membalikkan atau menggerakkan badan

Anda,seakan-akan ada yang menibani badan Anda, dan pasti akan terlintas dipikiran ada sesuatu yang tidak beres.Ya, mungkin tidak hanya segelincir orang yang pernah mengalaminya. Banyak diantara kita yang pernah mengalami hal seperti ini.Sebagian menyebut fenomena ini dengan sebutan tindih hantu atau eurep-eurep.Entah apa kata resmi bahasa Indonesianya. Apapun itu namanya,sebenarnya anda tidak sedang diganggu makhluk halus.

Pada saat mengalami ini biasanya kita akan sulit sekali bergerak dan kemudian ada sedikit rasa dingin menjalar dari ujung kaki ke seluruh tubuh.

Untuk bisa bangun, satu-satunya cara adalah menggerakkan ujung kaki, ujung tangan atau kepala sekencang-kencangnya hingga seluruh tubuh bisa digerakkan kembali, biasanya disertai juga dengan munculnya bayangan kegelapan. Hal inilah yang diasumsikan ''ketindihan” makhluk halus orang sebagian besar orang.

Apabila dijelaskan secara ilmiah, fakta sebearnya adalah;

Sleep Paralysis

Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak,badan sulit bergerak dan sulit berteriak disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan serasa lumpuh).Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya. Sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja, lelaki atau perempuan. Dan usia rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17 tahun. Sleep paralysis alias tindihan ini memang bisa berlangsung dalam hitungan detik hingga menit.

Yang menarik, saat tindihan terjadi kita sering mengalami halusinasi, seperti melihat sosok atau bayangan hitam di sekitar tempat tidur. Tak heran,fenomena ini pun sering dikaitkan dengan hal mistis.

Di dunia Barat, fenomena tindihan sering disebut mimpi buruk inkubus atau old hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul. Ada juga yang merasa melihat agen rahasia asing atau alien. Sementara di beberapa lukisan abad pertengahan,tindihan digambarkan dengan sosok roh jahat menduduki dada seorang perempuan hingga ia ketakutan dan sulit bernapas.

Kurang Tidur

Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar(saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi Ketika otak mendadak terbangun tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.

Selain itu, sleep paralysis juga bisa disebabkan sesuatu yang tidak dapat dikontrol. Akibatnya, muncul stres dan terbawa ke dalam mimpi. Lingkungan kerja pun ikut berpengaruh. Misalnya, Anda bekerja dalam shift sehingga kekurangan tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur.

Meski biasa terjadi, gangguan tidur ini patut diwaspadai. Pasalnya, sleep paralysis bisa juga merupakan pertanda narcolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea (mendengkur), kecemasan, atau depresi.

Jika Anda sering mengalami gangguan tidur ini, sebaiknya buat catatan mengenai pola tidur selama beberapa minggu. Ini akan membantu Anda mengetahui penyebabnya. Lalu, atasi dengan menghindari pemicu. Bila tindihan diakibatkan terlalu lelah, cobalebih banyak beristirahat.Kurang tidur pun tidak boleh dianggap remeh. Jika sudah menimbulkan sleep paralysis, kondisinya berarti sudah berat. Segera evaluasi diri dan cukupi kebutuhan tidur. Usahakan tidur 8-10 jam pada jam yang sama setiap malam.

Perlu diketahui juga, sleep paralysis umumnya terjadi pada orang yang tidur dalam posisi telentang (wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak atau dalam keadaan hampir terjaga dari tidur). Itu sebabnya, kita perlu sering mengubah posisi tidur untuk mengurangi risiko terserang gangguan tidur ini.

Nah, jika tindihan disertai gejala lain, ada baiknya segera ke dokter ahli tidur atau laboratorium tidur untuk diperiksa lebih lanjut. Biasanya dokter akan menanyakan kapan tindihan dimulai dan sudah berlangsung berapa lama. Catatan yang telah Anda buat tadi akan sangat membantu ketika memeriksakan diri ke dokter.

Masa percaya dengan hal mistis dalam tidur Anda? Selamat beristirahat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar