Kamis, 23 Agustus 2012

5 Hal Yang Paling Di Sesali Sebelum Kematian

5 Hal Yang Paling Di Sesali Sebelum Kematian

Kematian adalah akhir dari fasekehidupan yang akan dialamisetiap manusia. Namunbagaimana cara manusiamenghadapi kematian adalahpilihan setiap individu. Lalu
apakah hal yang paling disesali
manusia sebelum menghadapi
kematiannya?
Perawat asal Australia, Bronnie
Ware, yang bekerja
mendampingi dan memberi
konseling kepada pasien kritis,
mencoba mencatat apa saja yang
paling disesali manusia sebelum
menghadapi kematiannya.











1. Saya berharap bisa
mewujudkan kehidupan yang
paling saya inginkan, bukan
hidup atas keinginan orang lain
terhadap saya.
Pernyataan itu adalah hal yang
paling disesali oleh pasien, ketika
manusia mencoba mengulang
kembali ingatan tentang hidup
yangtelah dijalani sebelumnya.
Mereka baru menyadari bahwa
kesehatan telah memberikan
segalanya untuk dinikmati, tapi
sedikityang menyadarinya dan
tidak hidup dengan baik. Pasien
baru menyadari itu ketika
kesehatan tidak lagi dapat
dimiliki.





2. Saya berharap bekerja lebih
keras.Pernyataan ini banyak
muncul dari mulut pasien laki-
laki.
Mereka sangat merindukan masa
kecil dan pertemanan mereka.
Sebagian pasien perempuan juga
mengucapkan penyesalan ini,
tapi tidak sebanyak pasien pria.
Pasalnya kebanyakan pasien
perempuan bukan pencari
nafkah. Pasien laki-laki
kebanyakan menyesali hidup
yang mereka habiskan dalam
pekerjaan hanya untuk mencari
eksistensi.





3. Saya berharap dapat
menyatakan perasaan saya lebih
terbuka.Banyak pasien yang
merasa tidak dapat
mengungkapkan apa
yangdirasakannya demi menjaga
perasaan orang lain.
Sering pasien merasa tidak
mampu menjadi diri mereka
sendiri. Mereka baru menyadari
sebenarnya banyak penyakit
yang bisa timbul akibat terlalu
dalam merasakan penderitaan
dan kepahitan tanpa bisa
dikeluarkan.





4. Saya berharap dapat terus
menjalin hubungan baik dengan
teman.
Seringkali banyak pasien tidak
menyadari manfaat berkumpul
dan menghabiskan waktu
seharian dengan teman-teman
mereka adalah suatu hal yang
paling berharga. Banyak pasien
merasa mereka terjebak dalam
aktivitas rutin bekerja, dan waktu
mereka lewat begitu saja. Banyak
penyesalan mendalam yang
diucapkan pasien kritis tentang
persahabatan. Bahkan sebagian
pasien merindukan teman-teman
mereka ketika tengah sekarat.





5. Saya berharap bisa membuat
hidup saya lebih bahagia.
Pernyataan terakhir adalah pernyataan yang cukup mengejutkan dari pasien. Ternyata banyak pasien sekarat yang tidak menyadari bahwa
kebahagiaan adalah sebuah
pilihan. Mereka banyak
yangterjebak dalam pola dan
kebiasaan lama, bahwa mereka
takut menunjukkan emosi
mereka dengan berpura-pura di
hadapan orang lain. Padahal jauh
di dalam dirinya, mereka ingin
melakukan suatu hal yang konyol
dan tertawa lepas .



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar