Sabtu, 01 September 2012

Nama Ilmiah Ikan Air Tawar

NAMA ILMIAH IKAN AIR TAWAR


No Nama Indonesia Nama Ilmiah Nama Perdagangan
1. Arwana Sclerophagus fanmousus Bonilangua
2. Arengan Murcillus zhysosphakadion Black shark
3. Baung putih Macrones nemurus Catfish
4. Belut Monopterus albus Freshwater eel
5. Boja Barbus barbus Fivebanded bard
6. Barbus Barbodes lateristrisa T. barb
7. Bilis tembaga Anchoviclla commersoni Anchory
8. Cupang Trichaptis vittatus Talking gouramy
9. Cerutu strip putih Anantomus anostomus Stiped headstander
10. Cerutu strip hitam Pooglobrycon unifasciatus One lined pecilfish
11. Ciling ciling Botia matracanta Clown loach
12. Cupi Labistes reticulatus Cuppy
13. Curami Osphronemus geuramy Ciant geuramy
14. Hampala, barau Hampala macrolipidota Carp
15. Lele dumbo Clarias gariepinus Catfish
16. Lele putih/ biasa Clarias batracus Hite catfish
17. Lais timah Cyptopterus apogon Catfish
18. Lais junggang Cyptopterus micronema Catfish
19. Lempam Puntius schwanefeldi Carp
20. Labiusa Colisa labiosa Thick lipped gouramy
21. Langli Botia hymomrophyra Banded loach
22. Mola Hypothalmchtys molitrik Silver carp
23. Mas Cyprinus carpio Common carp
24. Cabus Ophiochepalus striatus Namel, snake head
25. Mas koki cina Carrasius auratus Chinese aranda
26 Nilem/paweh Osteocilus hasselti Nilem
27 Patin Pangasius pangasius Cat fish
28. Niasa Pseudothropus auratus Malawl auratus
29. Neon tetra Pharaceirdon innesi Neon tetra
30. Oscar Astronotus ocellatus Pelped cichild
31. Mas koki Carrasius auratus Cold fish
32. Mujair Opheochromis musambicus Tilapia mosambica
33. Malong Muarenesox cinareus Silver conger
34. Nila Orheochromis niloticus Nile tilapia
35. Nomel Harpodon nehereus Bombay duck
36. Pantau Rasbora argirotaenia Silver rasbora
37. Puntung damar Siliago siliama Silver whiting
38. Sepat siam Trichogaster pectoralis Shakeskin gouramy
39. Sepat rawa Trichogaster trichopterus Two spot,three spot blue gouramy
40. Sepat batik Cidochaichthyes anoples Chocolata gouramy
38. Sepat Trichogaster leeri Pearl or musaic gouramy
39. Sepat Trichogaster microlepis Moonlight gouramy
40. Toman Orheichepalus micropeltes Marcel
41. Tambakan Helostoma temmintri Kissing gouramy
42. Tawes Puntius javanicus Tawes
43. Sadaim Macrones nigriceps Catfish
44. Sarpe Malanotaema maculochi Saverum
45. Saverum Cichlesoma severum Sumatra barb
46. Seren Toxetes javolator Acher fish
47. Sepat batik Cydochaicichthys aroplos Chicelata gouramy
48. Sumput Barbodes everetti Sampae tetra
49. Sebarau Hyphessorbycab serpao Sampae tetra
50. Resbora Labeobarbus sorc Carp
52. Arengan Monolius chysophekadion Crup
53. Akaim Aecudens pulcher Blue acana
54. Ayam Cantligaster uslentini Balack saddleptop
55. Bulu 2 Punitus bulu Carp
56. Batik Sphaerinchthyes osphronunades Chocolata gouramy
57. Buntal tutul Aratutron nigropunchtatus Black
58. Betta Betta spendens Laga
59. Bartir Puntius conhnus Retibarb,resiban
60. Badis2 Butwanicus hamilton Burnes hadissilpes
61. Dokkun Barbodes lateritringa T.barb
62. Diskus Symphysodon discus Discus
63. Danio malabari Danio warabaricus Giant danio
64. Danio mutiara Branchidanio albeliniatus Peart danio
65. Danio letrip Branchidanio Zebrdanio
66. Ekor sikat Beluntia stigmata Tail pardise
67. Etropos hijau Etropis suratensis Baned cromic
68. Fasciata Golisa fascata Giant gouramy
69. Gabus Channa striatus Snack head
70. Gurami Osphronemus gouramy Gouramy
71. Jelawat Leptobarbus hoeveni Carp
72. Jambal siam/ptn kolam Pangasius suchi Catfish
73. Keranda ng Ophiocephalus pleropithalmus Muriel
74. Kaca Chandra borvensis Siames glass
75. Kehung Opgiocephalus monptherus Mukiel
76. Ketup Thymnthyes polylepis Carp
77. Kelabu padi Ostheicillus melunopterus Carp
78. Koan Ctenopphaycyngodon idellus Ciasa carp
79. Kaiser Nematobycon palmeri Emperortetra
80. Kongo salem Phenocoarammus interuptus Congo tetra
81. Lindi Clarias nisuwhofi Catfish
82. Lele duri Clarias metanoderma Catfish
83. Lele labirin Belendontichthyes dinema Cat fish
84. Lelawak Puntius lawak Carp
85. Lumo Thunnchthyes fhynnoides Carp
86. Layla Gelisha laila Owarf gouramy
87. Moa kembung Anguilla mouritama Fresswater eel
88. Matabar Danio malabarius Grant danio
89. Mata buta Anaptichthyes siqrdani Blind corecroenim
90. Mulut api Chihlasoma maelii Fira mouth carp
91. Nilem/paweh Osteocilus hasselti Nilem
92. Patin Pangasius2 Catfish
93. Payang Decapterusruseklli Mackerel scott
94. Kerapu biru Epinophilus flavoucoenules Lowder blue
96. Kerong2 Therapon therap Lunded grunt
97. Krot2 Pamadasys hasta Silver grund
98. Kutisii Nemipterus nemotophorus Theadfin bruad
99. Layang Detapterus pusailus Malayan half
100. Layaran Istiophorus oriantalis Sail fish
101. Talii Demogenesais pusailus Malayan half
102. Ekor pedang Xiphophorus halleri Sword fish
103. Jambal Pangasius2 Catfish
104. Kanera Labeobarbus dedronensis Carp
105. Manuis Pbrobhylum scalare Angelfish scalare
106. Paradis Xiphophorus mculatus Paradise fish
107. Pelata Chilosellium indicum Yellow tail seod
108. Pitulu Apistograma ramtrazi Ramirezi
109 Plati koral Xhyphoporus helleri Sward tail
110. Plati pedang Xiphoporus variatus Sunset platy
111. Rainbow irian Balamiochelus melapnoterus Bala shark
112. Romirasi Malonotaema machulachi Rainbow fish
113. Sapu2 Coohlidorn glecostoinoides Spoontoothed
114. Sadorm Eacrones oigriceps Catfish
115. Srigunting Rasbora eisthaveni Biliant rasbora
116. Sumatra Capeotra tetrason Thre linea
117. Sulia batang Rasbora trilinsata Palty rasbora
118. Tempeh Pristolenis pasciatus Freshwater perch
119. Tetra bolangkitam Cymnocobymbus henetzi Black tetra
120. Unogul Opiocephalus branninensis Snake fish
121. Plati variatus Epalzeorhynchus olepterus Playing fark

Sabtu, 25 Agustus 2012

5 Alasan Mantan Kekasih Masih Mengirim SMS

Okelah kalau hubungan sobat dan si doi sudah berakhir. Tapi sang mantan masih saja mengirimkan pesan teks ke ponsel sobat; lewat SMS maupun Blackberry Messenger (BBM). Hal yang dibicarakan pun tidak terlalu penting, misalnya menanyakan keadaan atau apa yang sedang sobat lakukan.

Sobat pun bertanya-tanya, apa maksudnya mengirimkan pesan teks setelah putus? Ada beberapa kemungkinan, yang salah satunya mungkin sesuai dengan kondisi sobat saat ini.

1. Perasaan dan Emosi Tidak Hilang Begitu Saja

Ikatan emosional yang telah terjalin lama dan intens saat masih berhubungan, tidak bisa hilang segera setelah kekasih memutusnya. Perasaan cinta atau sayang mungkin masih tertinggal beberapa bulan bahkan tahunan setelah hubungan berakhir.


2. Merindukan Kebersamaan
Terlepas dari sang mantan masih atau sudah tidak mencintai Anda, pasti ada rasa rindu akan momen-momen yang telah dilewatinya bersama Anda walau sekecil apapun. Maka wajar saja jika mantan terkadang masih suka mengirimi SMS atau BBM, karena merasa ada yang hilang dari dirinya.

3. Merasa Bersalah
Jika si pria yang memutuskan hubungan, kemungkinan ada rasa bersalah yang menghinggapinya. Dia masih peduli dan khawatir keadaan mantan kekasihnya pasca putus. Untuk mengobati rasa bersalah itu, biasanya pria akan mengirim SMS atau BBM untuk sekedar menanyakan keadaan wanita yang pernah dicintainya.

4. ‘Mengikat’ Perasaan Wanitanya
Ada kalanya keputusan besar diambil saat emosi seseorang tidak stabil atau marah besar, termasuk ketika mengakhiri hubungan. Dikutip dari ezineartciles, anyak pria yang terlanjur mengucap kata ‘putus’ padahal dia belum yakin apakah tindakannya itu benar atau tidak. Untuk memastikannya, biasanya pria akan mencoba ‘mengikat’ mantannya dengan tetap mengiriminya SMS atau BBM. Kalau-kalau dia berubah pikiran dan ingin kembali padanya.

5. Tidak Ingin Putus Tali Silaturahmi
Meskipun sudah putus, pria mungkin masih ingin menjalin hubungan baik dengan mantan kekasihnya. Mungkin alasan ini terdengar klise dan sepertinya sulit dijalankan, tapi jika ada kesempatan untuk tetap berteman, pria akan mencoba berkomunikasi dengan mantan kekasihnya sesekali.

Setelah tahu beberapa kemungkinan yang paling umum, apa yang sebaiknya dilakukan? Mengabaikan atau membalas pesan teks darinya? Anda bisa melihatnya dari dua sisi. Jika Anda merasa tidak ada pentingnya memiliki koneksi dalam bentuk apapun, sebaiknya jangan merespon SMS atau BBM nya sama sekali. Lakukan hal yang sama bila menurut Anda, masih berhubungan dengannya hanya akan menambah rasa sakit.

Tapi bila Anda masih mengharapkan mantan kembali, tak ada salahnya membalas SMS nya. Namun sebaiknya Anda tidak segera membalas begitu menerima pesan teks darinya.

Dilansir ezinearticles, buat dia sedikit penasaran dengan tidak SMS atau BBM balik beberapa lama. Dengan begitu, dia akan tertantang untuk menelepon Anda. Berbicara langsung lewat telepon hanya memberinya sedikit waktu untuk memikirkan apa yang ingin diucapkan. Jadi, Anda bisa tahu perasaan dia yang sebenarnya dibandingkan hanya melalui pesan teks.

Cara Meluluhkan Hati Wanita.

Cara Meluluhkan Hati Wanita.

Perhatian : Jika menurut anda ada hal yang berdosa, jangan di lakukan, lakukan yang tanpa dosa saja !

Sobat pembaca yang saya banggakan, kali ini saya ingin mencoba berbagi artikel mengenai Cara Meluluhkan Hati Wanita. Ilmu ini memang sangat diperlukan bagi kamu yang ingin menjadikan atau mungkin ingin PDKT terhadap wanita, jurus ini mungkin tidak akan berlaku untuk kamu yang berjenis kelamin wanita yang ingin menggaet pria. kwa kwa kwa,,

Cara Meluluhkan Hati Wanita
Bila hati sang target sudah bisa sobat luluhkan, maka sobat dapat dengan mudah menyatakan cinta kepadanya. Semoga, ketika hati si target sudah luluh, ia dapat menerima sobat dengan senang hati, sobat dan si dia akan bahagia untuk selamanya, namun perlu diingat juga, bahwa cara ini tidak 100% berlaku, semuanya tergantung sama yang diatas dan doa sobat, walau bagaimanapun, usaha adalah hal yang terpenting juga. Selamat berusaha.

Berikut 45 tips cara meluluhkan hati wanita :

  1. Remas jemari tangan halusnya ketika Anda dan dirinya melihat wanita lain berbaju seksi berjalan melintas. Ini penghargaan baginya.
  2. Ketika ada helaian rambut melekat di wajah cantiknya, singkirkanlah segera dengan jemari Anda penuh kelembutan.
  3. Wanita Anda butuh perhatian tanpa ia memintanya. Seperti ketika ia tengah berjalan ke arah Anda. Nah, agar membuatnya merasa berharga, sambutlah kedatangannya dengan senyum pesona.
  4. Cium pundaknya, saat ia tidur membelakangi Anda. Sepenuh rasa, sepenuh hati.
  5. Peluklah pinggangnya ketika memperkenalkan wanita Anda kepada keluarga ataupun kerabat. Ingat, pelukanlah dengan hangat dan jangan terlalu erat.
  6. Telepon wanita Anda, ketika Anda merasa sedih. Atau ketika Anda ingin berbagi cerita.
  7. Ajaklah berdansa tanpa wanita menduganya. Tak harus di lantai dansa, tetapi di tempat mana saja dengan lagu romantis. Terasa menyentuh, ketika Anda baru saja menghabiskan makan malam bersama. Tetap cool, ingat film-film lawas yang menampilkan adegan dansa romantis.
  8. Sabuni punggungnya ketika Anda tengah mandi bersama. Usaplah dengan penuh kelembutan.
  9. Tanpa memaksa, mintalah ia menunjukan foto masa kecilnya. Kecil, namun terasa besar artinya.
  10. Cium kelopak matanya. Sikap yang menunjukan rasa kasih dan sayang Anda terhadapnya.
  11. Ketika wanita Anda tersedu-sedu di ujung telepon, hibur dan tegarkan hatinya. Lalu, segaralah Anda mendatanginya.
  12. Agar tak membosankan, sesekali Anda memanggil nama tengah atau panggilan yang tak biasanya. Terkejut, tapi menyenangkan baginya.
  13. Belikan kaset, CD atau DVD lagu kesayangannya. Sungguh, kejutan yang membahagiakan.
  14. Sentuh lengannya saat Anda ingin meninggalkannya sesaat. Kemudian sentuh lagi lengannya, saat Anda kembali menemuinya.
  15. Tanggalkan sesuatu yang tak perlu melekat pada tubuh wanita Anda, saat ia tertidur di mobil. Dan, letakanlah selimut hangat atau jaket Anda di tubuhnya, agar menghangatkan.
  16. Ingatlah tanggal jadi Anda berdua. Anda harus mengungkapkannya terlebih dulu, sebelum wanita yang Anda cintai itu mengingatkannya kepada Anda.
  17. Anda bisa mengirimkan apa saja melalui pos atau jasa titipan kurir. Wanita Anda akan terpesona saat menerimanya.
  18. Anda yakin menguatkan hatinya, bahwa Anda adalah pria tepat untuknya. Lakukanlah, setiap hatinya gundah gulana.
  19. Telepon wanita Anda, saat akan memasuki pesawat atau ketika Anda akan melakukan perjalanan. Ia merasa dibutuhkan.
  20. Ucapkan ‘I Love U’ saat Anda sedang berbicara dengannya. Sekalipun, pembicaraannya tak ada hubungannya dengan masalah asmara.
  21. Tak ada salahnya Anda mengajaknya menonton sepakbola atau olahraga kesayangan. Namun ingat, berilah perhatian lebih kepadanya.
  22. Bercintalah dengan gaya yang tak biasa. Seperti gaya bercinta menyender dinding.
  23. Cemburu bumbunya cinta. Namun, ketika ia cumburu, Anda cukup mencumbu dan memeluknya dengan hangat.
  24. Wanita mana yang tak bahagia saat menerima kado perhiasan. Ya, berikanlah.
  25. Berikanlah dua handuk saat ia akan mandi. Handuk besar dan handuk kecil untuk menyeka wajah dan rambutnya.
  26. Tanyakan hal kecil namun detail menyangkut pekerjaannya. Entah di rumah atau saat di kantor.
  27. Kejutan sungguh menyenangkan. Meskipun itu kecil. Semisal membawa cemilan favoritnya.
  28. Kirim bunga mahal ketika Anda berbuat salah. Ia merasa Anda masih mencintainya.
  29. Buatlah ia tertawa, saat ia merasa sedih. Usaha itu sangat dihargainya.
  30. Pergilah berlibur. Hanya berdua. Pilih tempat yang menyenangkan.
  31. Ucapkan namanya dengan lembut, ketika ia berada di antara kedua kaki Anda. Ia pasti bahagia karena mendengar panggilan namanya.
  32. Betulkan mobil atau handphonenya yang tengah bermasalah. Itu membuatnya bernilai lebih dengan nilai lebih yang Anda miliki.
  33. Katakan bahwa ia perempuan cantik, setiap kali terlihat cantik. Pujian tulus membuatnya sedikit melayang.
  34. Pujilah setiap kali ia mengenakan sesuatu yang baru. Entah pakaian, perhiasan atau apapun juga.
  35. Pakailah parfum yang ia suka. Itu artinya, Anda menyukainya.
  36. Bercukurlah setiap kali Anda makan malam dengannya. Penampilan yang klimis membuatnya terpesona.
  37. Cium tangannya penuh kehangatan. Akan semakin bermakna, ketika Anda mencium di hadapan teman lajangnya.
  38. Stresnya hilang seketika saat Anda mempedulikannya. Pijat punggungnya dengan lembut namun tetap dengan tekanan penghilang stress.
  39. Ia enggan untuk bercinta, tak perlu memaksa. Mandikan dirinya, pijat seluruh tubuhnya, lalu saat tidur biarkan ia bersandar di dada Anda.
  40. Ajaklah berbicara tentang mimpinya. Mendengarkannya bermimpi, sama saja mendorong mewujudkan mimpinya.
  41. Sukai wajahnya, seperti menyukai apa yang sudah sepantasnya Anda cintai.
  42. Pujalah bentuk indah tubuhnya. Seperti Anda memuja indahnya cinta.
  43. Peluk tubuhnya demi menghangatkannya. Gengam tangannya cukup erat, selayaknya Anda tak ingin melepaskannya.
  44. Cintailah dirinya dan semua yang dimilikinya. Wah, Anda akan membuatnya terbang bahagia.
  45. Katakanlah Anda tak akan sanggup hidup tanpanya.
Itulah beberapa poin tentang cara meluluhkan hati wanita yang sobat sukai, sobat juga bisa menggunakannya ketika pasangan atau kekasih sedang marah.

Ingin Buka Laundry? Anda Bisa Amati dan Tiru Cara Ini!

Ingin Buka Laundry? Anda Bisa Amati dan Tiru Cara Ini!

Di daerah Jogja, hampir setiap sudut gang saya menemukan bisnis laundry kiloan. Waktu saya ada kerjaan di luar kota pun, saya juga menemukan usaha laundry kiloan ini bertebaran di sudut-sudut kota.
Bahkan di pedesaan-pun, saya menemukan usaha binatu, hanya saja beberapa diantaranya masih manual. Belum menggunakan mesin cuci. Karena banyak sekali yang tertarik untuk masuk ke jenis usaha yang satu ini, maka saya akan ulaskan secara umum.

Sebagai gambaran awal, saya ambil perhitungan market share dari artikel situs lain. Sayangnya saya lupa apa nama situsnya, berhubung sudah lama sekali saya membaca artikel bisnis laundry kiloan dari  situs tersebut.
Situs tersebut mengambil sampel kota Jakarta. Di kota Jakarta, kata situs tersebut, memiliki populasi penduduk kurang lebih 8 juta orang dengan perkiraan jumlah kepala keluarga sejumlah 2 juta orang. Menurut situs itu juga, pasar usaha laundry kiloan di Jakarta yang baru tergarap jumlahnya sekitar 5.000 kepala keluarga.

Nah, bila masing-masing keluarga di Jakarta tersebut rata-rata punya empat orang anggota keluarga dengan cucian 1,5 kilogram per hari, maka dalam satu hari ada sekitar 7,5 ton pakaian warga Jakarta yang dicuci. Dan perkiraan nilai nominalnya kira-kira setara dengan 3 miliar rupiah per bulan.

Itu baru dari jenis pasar atau segmen pasar keluarga. Belum untuk segmen hotel dan restoran. Ada beberapa hotel yang meski mempunyai jasa binatu sendiri, mereka juga menggunakan jasa binatu luar untuk sprei, sarung bantal, atau taplak meja.

Dan dari data yang saya dapat dari situs tersebut, untuk 2,3 juta kamar di Jakarta, rata-rata 40% urusan cucian ini diboyong untuk dicucikan di luar hotel. Maka jasa binatu bisa memperoleh 4,6 miliar rupiah per hari dari cucian hotel itu. Secara umum, hal ini juga berlaku di kota-kota lain. Lumayan kan?
Nah, kalau untuk model bisnis laundry kiloan-nya, saya akan bahas metode yang digunakan Bunga Laundry. Ownernya bernama mbak Nanik.

Alasan saya menggunakan Bunga Laundry sebagai sampel usaha binatu yang akan saya bahas adalah pertama, Bunga Laundry mempunyai cara khusus untuk menjangkau  pilihan segmen pasar-nya yang boleh saya bilang unik, jitu tapi sederhana. Kedua, Bunga Laundry dekat dengan kantor usaha saya, jadi lebih mudah untuk mewawancarainya, ha..ha..ha..

Berhubung jenis konsumen yang mereka ambil adalah tipe orang yang senang cuciannya bersih dan wangi, maka mereka bagi menjadi dua cara pencuciannya. Jadi selain menggunakan mesin cuci, setiap putaran mesinnya, mbak Nanik selalu mengecek tiap pakaian yang dicucinya. Jika masih ada yang kurang bersih, akan dikucek manual. Terutama dibagian lipatan dan kerah.

Kemudian untuk baju yang tipis, 100% dikerjakan tangan manusia. Mungkin biar nggak rusak atau cepat aus bajunya. Kemudian pakaian putih, hitam dan yang berwarna disendiri-sendirikan. Jadi nggak cuman yang luntur saja yang disendirikan.

Dan setiap kali menerima cucian dari pelanggan, untuk per potong pakaian dari per pelanggan diberi tanda sehingga pakaian antar pelanggan yang satu dengan yang lainnya tidak saling tertukar.

Tapi yang perlu anda perhatikan adalah jika anda akan meniru dan memodifikasi metode yang digunakan Bunga Laundry, anda harus paham bahwa segmentasi yang mereka bidik adalah konsumen yang sangat peduli dengan hasil yang bersih dan wangi. Jadi jika di daerah anda kebanyakan konsumennya lebih memperhatikan kecepatan waktu penyelesaian, sistem di atas mungkin tidak akan berjalan.

Jadi perhatikan benar-benar target yang anda bidik. Karena jika anda salah dalam membidik segmentasi pasar, diferensiasi yang anda punyai akan sia-sia. Anda bisa lakukan riset pasar dulu untuk membaca perilaku konsumen yang anda bidik. Ok, berikut ini simulasi perhitungan laba rugi peluang usaha laundry kiloan.

Pemasukan
Jasa pencucian : Rp. 250.000,00 x 30 hari = Rp. 7.500.000,00

Pengeluaran
Gaji 3 orang pegawai @Rp. 700.000,00 : Rp. 2.100.000,00
Listrik, air telepon : Rp. 750.000,00
Sabun, pewangi, pelembut : Rp. 1.150.000,00
Brosur dan Leaflet : Rp. 500.000,00
Sewa ruko di hitung per bulan : Rp. 500.000,00
Total Pengeluaran : Rp. 5.000.000,00

Keuntungan
Rp. 7.500.000,00 – 5.000.000,00 = Rp. 2.500.000,00

Bagaimana sekarang? Sudah ada gambaran tentang tips memulai bisnis laundry kiloan kan? Ada yang mau menambahkan? Ditunggu komennya…


(sumber gambar : swaiklan.com)

Menguliti Trend Bisnis Baru, Budidaya Lobster Air Tawar

Menguliti Trend Bisnis Baru, Budidaya Lobster Air Tawar

Tiga setengah tahun yang lalu saya dan Om Nip-Nip terjun menggeluti bisnis terbaru saat itu, yaitu pembesaran lobster air tawar. Waktu itu kami tertarik karena info bisnis terbaru tersebut banyak diulas di berbagai media.

Di internet, di koran hingga di tabloid perikanan dan pertanian lobster air tawar menjadi primadona. Iklan di majalah-nya pun termasuk gencar.

Bahkan ada seorang trainer sekaligus penulis buku lobster air tawar yang beken dan sering muncul di TV mengulas bahwa bisnis LAT-nya (singkatan dari lobster air tawar) sudah menghasilkan keuntungan sekian puluh juta.
Tapi informasi terakhir yang saya dapatkan, belakangan ini dia sudah tidak lagi menggeluti bisnis lobster air tawar. Malahan ia muncul dengan bisnis barunya. Saya nggak tahu dikemanakan semua indukan lobster air tawarnya sekarang. Digoreng semua kali, ha..ha..ha..

Dan dulu isunya, dengan perawatan yang cukup mudah, lobster air tawar mampu mempunyai nilai jual 120 ribu hingga 200 ribu per kilo. Fantastis! Tapi kenyataannya, setelah 2 tahun kami menjalani trend bisnis ini, kami hanya mampu menjual di sebuah restoran di Jogja hanya dengan harga 100 sampai 125 ribu per kilo.
Ukurannya terbilang besar, 8 ekor per satu kilonya. Masalahnya, untuk mencapai ukuran segitu membutuhkan waktu yang sangat lama dengan biaya yang terhitung tinggi.

Kami juga menemui fakta bahwa pertumbuhan pasar lobster air tawar ini berjalan sangat lambat sekali. Dua kolega kami dari kota besar pun hanya mampu menjual antara 50-300 kilo per bulannya. Sebuah angka yang sangat  kecil untuk ukuran komoditas perikanan.

Karena pertumbuhan pasar yang lambat, banyak pebisnis lobster air tawar yang gulung tikar. Termasuk para trainer dan “suhu-suhu” kami yang mengajari kami bagaimana cara budidaya LAT yang baik.

Apalagi orang yang hanya coba-coba untuk berbisnis indukan dan bibit. Bablas…! Mereka termakan dengan mitos bahwa budidayanya bisa dilakukan di teras rumah dengan hanya menggunakan akuarium atau kolam semen. Selain itu, mereka juga diiming-imingi apabila membeli bibit dari trainernya, lobster hasil panennya akan dibeli.

Kenyataannya, nol besar. Ironisnya, salah satu “suhu” atau guru kami akhirnya tidak bisa menyediakan LAT sejumlah yang kami pesan. Padahal dulu janjinya, ia akan membeli semua lobster yang diternakan oleh anak didiknya.

Katanya ia tahu pasar yang membutuhkan lobster air tawar. Justru terbalik posisinya sekarnag. Kami yang akhirnya membeli LAT dari petani-petani di Jogja termasuk suhu kami tersebut. Kami juga yang akhirnya tetap bertahan sampai akhirnya kami mampu menjualnya.

Akhirnya untuk mencari kesimpulan kelangsungan bisnis baru ini, kami memutuskan untuk melakukan riset konsumen untuk mengetahui preferensi mereka terhadap lobster air tawar. Riset pasar ini melibatkan 30 responden dari berbagai macam latar belakang yang mempunyai kebiasaan makan seafood di restoran.

Metode riset pasar yang kami pilih adalah wawancara perorangan. Pemilihan sample respondennya menggunakan sistem refferal sampling atau snowball sampling. Lobster yang kami uji cobakan untuk dinikmati responden adalah ukuran 15-20 ekor per kilo, disajikan 5 ekor per porsinya.

Dari riset pasar tersebut kami tarik kesimpulan bahwa urutan keinginan konsumen untuk membeli masakan dari jenis udang-udangan adalah kesegaran udang, rasa dagingnya, ukuran atau banyaknya daging dan terakhir harga.
Untuk rasa LAT, konsumen mempersepsikan lebih tinggi dibanding dengan jenis udang yang lain, seperti galah,vanamei dan tiger. Tingkat keinginan konsumen untuk mencoba kembali juga termasuk tinggi.

Ketika ditanya dengan tanpa memperhatikan harga pilih mana antara lobster air tawar dan udang kesukaannya, 60% lebih menjawab memilih lobster air tawar. Pada pertanyaan harga, jawaban mereka bervariasi. Mulai 25-35 ribu, 35-45 ribu, 45-60 ribu dan diatas 60 ribu. Kemudian 50% memilh angka 35-45 ribu, 30% memilih 25-35 ribu dan sebagian kecil memilih 45-60 dan diatas 60 ribu.

Akhir dari kesimpulan riset pasar kami adalah, keunggulan kompetitif lobster air tawar terletak pada rasanya yang lebih manis dan kenyal. Target untuk segmen pasar-nya adalah para pecinta seafood yang membelanjakan minimal 50 ribu untuk sekali makannya.

Dan menurut pengamatan kita, biasanya para pedagang makanan akan memberikan harga 2 kali lipat dibanding dengan harga mentahnya. Jadi lobster air tawar ukuran 15-20 ekor bisa dijual ditingkat konsumen antara 60-75 ribu per kilo. Dengan demikian harga ditingkat petani antara 50-65 ribu per kilonya.

Cuman repotnya, untuk tren bisnis ini serapan pasarnya masih kecil karena tingginya harga yang dipatok oleh pembudidaya lobster air tawar. Yaitu sekitar 85-100 ribu untuk ukuran 15 ekor per kilo. Padahal menurut hasil riset kami, tren bisnis lobster air tawar kemungkinan tidak akan bisa menggaet pasar yang massal jika harga yang ditawarkan jauh diatas harga udang pesaingnya.

Dan satu lagi, jika terjun di bisnis ini, kita harus berjibaku untuk mengedukasi pasar karena komoditas LAT adalah produk pioner. Itupun dengan catatan, harga yang ditawarkan adalah 75 ribu sampai di tangan konsumen.

Inti dari sharing pengalaman kami di atas adalah jika dikemudian hari anda mendapatkan tren peluang bisnis baru atau peluang investasi menguntungkan, anda harus berhati-hati jika ingin terjun di dalamnya. Anda harus benar-benar pelajari bisnis tersebut. Lihatlah produk tersebut dari sudut pandang konsumen.

Apakah produk bisnis baru tersebut bisa diterima oleh jenis pasar yang anda bidik atau tidak.
Jangan terburu-buru untuk terjun di dalamnya. Buatlah rencana bisnis yang matang karena dengan rencana bisnis yang matang tersebut, insya Allah anda akan bisa melihat “lubang-lubang” dan “rambu-rambu” di trend bisnis baru tersebut.

Ngomong-ngomong, apakah ada dari anda, para pembaca setia DokterBisnis.Net ini yang sudah pernah menggeluti tren bisnis baru pembesaran atau pembenihan lobster air tawar?

(penulis : Jack, sumber gambar : bintarofishcenter.indonetwork.co.id)

Mau Bisnis Makanan yang Murah? Ambil Saja Peluang Usaha Mie Ayam

Mau Bisnis Makanan yang Murah? Ambil Saja Peluang Usaha Mie Ayam

Penjualan Sedang Turun Drastis? Jangan Panik !

Penjualan Sedang Turun Drastis? Jangan Panik !


Pada waktu sedang saya sharing pemasaran dengan mas Febri, salah satu owner Tela-tela, beliau mengatakan bahwa dalam bisnis, ada kalanya sebuah produk akan menurun.
Kemudian saya teringat dengan beberapa produk baru yang dulunya super laku kemudian perlahan-lahan mulai sepi peminatnya dan akhirnya, mati! Bagi yang baru ingin memulai bisnis, masalah itu jadi momok yang menakutkan. Wajar saja.

Mereka takut setelah mereka bersabar membangun bisnis dari kecil hingga besar, tiba-tiba produk mereka tidak disentuh oleh konsumen. Padahal anda perlu tahu bahwa hal itu alamiah. Kalau dalam “bahasa marketing” namanya PLC, singkatan dari Product Life Cycle.




Setiap produk yang anda buat pasti akan mengalami daur hidup. Di mulai dari perkenalan produk, pertumbuhan produk kematangan produk dan kematian produk. Ok, mari saya jelaskan apa dan bagaimana itu PLC dari kacamata pak Freddy Rangkuti dalam “The Power of Brand”.

1. Fase Perkenalan
Pada fase, ini kondisi usaha anda terhadap produk baru anda masih high cost dan low profit. Tinggi biayanya, baik biaya tetap dan variabel tetapi rendah pendapatannya. Pesaing anda belum banyak, awareness produk anda masih rendah dan permintaannya relatif kecil.
Penyebabnya karena produk anda belum terdistribusi dengan baik. Taktik pemasaran yang tepat kalau kata orang-orang yang pakar di bidang marketing adalah anda mempengaruhi dan mendidik konsumen dengan menggunakan promosi serta pricing yang tepat. Apalagi kalau anda bisa launching produk di momen yang tepat. Kata orang Jogja, tambah cong wel gud…

2.  Fase Pertumbuhan
Pada fase ini, produk anda sudah diterima oleh pasar. Efeknya, penjualannya meningkat. Tapi di sisi lain, pesaing anda mulai memasuki pasar yang anda bidik tadi. Lalu apa yang harus anda lakukan? Seperti biasa nih, kata dokter-dokter pemasaran, anda harus melakukan expand product line.
Apa itu? Menambah variasi produk, melakukan modifikasi produk untuk memperluas positioning yang berkaitan dengan ukuran baru, packaging atau desain kemasan baru (seperti yang sering dilakukan produk shampoo) serta tambahan formula.
Anda juga bisa melakukan strategi market segmentasi, yaitu menjual produk anda dengan berbagai merek dan tetap melakukan promosi yang kreatif.  Jadi anda bisa membidik banyak pasar, begitu…

3. Fase Dewasa
Ketika produk anda memasuki fase ini, terjadi persaingan yang sangat ketat. Penjualan produk anda cenderung stabil dan biasanya, harganya cenderung turun. Jadi anda harus mulai meningkatkan margin produk anda, tetap melakukan promosi, mencari dan mengurangi saluran distribusi anda yang tidak efisien serta mulai mencari pasar baru.

4. Fase Decline
Pada fase decline, penjualan dan profit anda menurun tajam. Anda hanya akan mendapati beberapa pemain dan pembeli yang sangat selektif. Solusinya adalah anda mendesain ulang produk anda, mengurangi biaya, menunda decline, mengurangi inventori dan saluran distribusi serta membatasi promosi untuk selected market.

Saya akan ambilkan satu contoh strategi meningkatkan product life cycle jika sebuah produk sudah mengalami kejenuhan pasar. Sepeda motor Honda dan Yamaha melakukan launching ulang produknya ke negara lain saat produk mereka sudah mengalami, katakanlah fase decline.

Produk lama di suatu negara jika dipindahkan ke negara lain berarti produk tersebut menjadi baru. Efeknya, produk tersebut akan memulai “fase hidupnya” lagi mulai dari perkenalan hingga decline. Selain itu anda bisa melakukan berbagai promosi agar produk yang sudah mengalami decline tergantikan atau diperpanjang umurnya.

Seperti yang dilakukan HM. Sampurna dengan Dji Sam Soe-nya. Saya terpaksa memberi contoh produk ini. Karena saya setuju dengan pendapat MUI bahwa rokok itu haram. Anda lihat saja, manfaat dengan kerusakannya lebih banyak kerusakannya. Lho, kok malah saya berkhotbah, ha..ha..ha.. Tapi nggak papa, sekali-kali kan boleh… icon smile Penjualan Sedang Turun Drastis? Jangan Panik, Ada Solusinya!

Kembali ke laptop… Apakah hanya perusahaan besar yang bisa melakukan hal ini? Jawabannya jelas dan tegas, TIDAK! Begini, anda masih ingat kan artikel saya tentang bisnis lobster air tawar? Saya pernah dapat permintaan bibit lobster air tawar dari daerah baru akhir-akhir ini. Kayaknya di sana baru trend. Padahal kalau di Jogja, permintaan bibit sudah habis..bis..bis…

Terlepas dari baik buruknya bisnis tersebut, fenomena tersebut dapat anda ambil pelajarannya kan? Tidak perlu anda ekspansi ke negara lain seperti contoh motor Yamaha dan Honda di atas. Cukup ekspansi ke daerah lain saja.

Jadi sekarang anda jangan takut lagi kalau suatu saat produk anda yang tadinya laris manis kemudian ditinggalkan. Habis manis sepah dibuang, begitu peribahasanya. Sekali lagi saya katakan, hal itu alamiah. So, lakukan selalu inovasi…
Ada tanggapan?
(sumber gambar : freepresentationslides.blogspot.com)